Freeze Music Entertainment
Bangkit lagi ah…..
uh…musti bangkit..
Freeze Music Entertainment, ato FME, ber embrio dari freeze production, yang didirikan pada 27 April 2005, oleh 5 anak muda yang berasal dari jogja, 5 orang itu abe, indra, dedi, beni, dan due…
Pada awal mula berdirinya, pusat aktifitas Freeze Production selalu berpindah2, ya di tamansiswa, ya di gedong kuning, ya di Shabien Studio.
tapi seiring perjalanan waktu, akhirnya Freeze Music Ent. mendapatkan rumah, yang saat ini dijadikan pusat aktifitas seluruh kegiatan FME, yah di Kotagede, kami selalu bercengkrama, untuk menelorkan beberapa ide, yang orang lain menganggap itu tidak mungkin, tapi bagi kami itu suatu tantangan.
Tahun 2005, Coolkhas Band, melalui freezeproduction, berhasil menelorkan album pertama indie mereka. Dari produksi kaset dan cd, pendanaan, konsep promo dan distribusi dilakukan sendiri oleh tim dari freeze prod dan coolkhas band.
Sambutan masyarakat waktu itu begitu album di release, bener2 diluar dugaan kami, waktu itu kaset hanya dalam sebulan terjual 1000 kaset….
hahaha, memang diluar perkiraan kami, edan memang, waktu itu bisa dipastikan angka tersebut valid, karena kami sendiri yang memasarkan sendiri, dari toko – toko kaset, distro – distro kecil, sampai dengan ke lapak2 kecil..
Konsep promo waktu itu, langsung saya komandoi sendiri, dengan kepercayaan penuh dari temen – temen satu tim, kalo di itung – itung konsep promo ini bener – bener mengeluarkan biaya Rp. 0, -….luar binasa memang…hehehe
Kenapa bisa Rp. 0,- ?
Pertama, saya membuat daftar sasaran media cetak, radio dan TV lokal mana yang akan kami pilih untuk menjadi media partner.
Kedua, saya memulai membangun relasi dengan temen – temen media, baik yang di jakarta, bandung, Semarang, Surabaya, Kalimantan, Sumatra, Solo dan Jogjakarta, alhasil waktu itu terkumpul 100 radio yang siap menjalin kerjasama dengan tim Freeze Production.
Ketiga, kemudian saya membuat daftar kebutuhan promo kami, sebagai media barter dengan media partner.
Keempat, Lakukan pengajuan kerjasama, dan pilih – pilih media untuk dijadikan partner, huehuehue, Waktu itu kami sempat kewalahan dengan antusias dari temen media, sehingga dengan terpaksa kami mengurangi partner media, agar tetap terjaga eksklusifitas, sehingga waktu itu muncul solusi, kami hanya mengirimkan release lagu saja kepada 100 radio.
Kelima, nah ini dia tahap implementasi promo, yang musti dijalankan dengan konsisten dan tekun tentunya juga musti sabar, karena kebanyakan band ingin cepat – cepat sukses, tanpa ingin melalui “proses” menuju kesuksesan.
Ke enam, saya melancarkan Menejemen Gosip, bahkan saya membentuk satu tim lagi untuk memperkuat menejemen gosip,hehehe, ini saya agar waktu itu band tetap terus berkibar namanya di masyarakat,
Analisis saya, pembentukan tim ini, manjur juga..hehehe, terbukti permintaan manggung di sejumlah daerah menjadi luar biasa meningkatnya, bahkan seminggu, kami disibukkan dengan acara pementasan 7 kali, pernah juga 1 hari kami harus manggung 3 kali.
Entah yang terakhir disetujui apa tidak di komunitas band indie ato komunitas apalah, tapi saya yakin, band – band besar saat ini menggunakan trik – trik seperti ini untuk tetap eksis dimata masyarakat…..
Freeze Production saat ini…
Pada awal tahun 2008 ini, Freeze Production telah berganti nama menjadi Freeze Music Entertainment,
yang mempunyai divisi :
1. Freeze Production
Bertugas mengawal jalannya event off air, promo band, promo produk, dan segala sesuatu yang berkenaan aktifitas event.
2. Freeze Music Entertainment
Nah ini, yang menjadi pusat semua kegiatan rutin, hampir setiap tahun mulai tahun 2005 sampai dengan 2008 ini, kami selalu menjalin kerjasama dengan band – band yang ingin menelorkan album.
Aktifitas kegiatan FME ini, berupa :
a. Penggandaan CD dan Kaset
b. Promosi
c. Distribusi.
Nah, ini dia kemajuan yang ada dalam FME, media partner dari 100 radio, saat ini telah mencapai 1000 an radio yang siap menjadi media partner, belum termasuk dengan media cetak dan media elektronik lainnya, semisal TV swasta nasional dan TV Lokal daerah.
Membangun relasi adalah hal yang sangat penting, sehingga kami secara bertahap terus membangun relasi dengan media, karena kami sadar, bahwa hal ini adalah pondasi dalam melakukan promosi.
Dalam FME ini, kami menggandeng SCTV dan Global TV, Radio seantero Indonesia, Media Elektronik lainnya, dan Media Cetak Nasional untuk bekerjasama untuk bahu membahu mempromosikan band – band yang bergabung di FME ini.
3. Divisi Syndicate Record
Divisi ini baru lahir pada awal 2008, sengaja kami memunculkan divisi ini, karena untuk mengakomodasi band – band yang lebih bersifat rock n roll atau underground dalam memasarkan karya – karya mereka. Aktifitasnya pun sama dengan FME, tapi skala nya yang lebih kecil ketimbang dengan FME.
4. Divisi Freeze Offset
Divisi ini baru lahir Mei 2008 ini, bertugas untuk mengawal jalannya percetakan, dan penerbitan. Lebih pada pembuatan poster, cover dan atribut untuk promo band, seperti pin, stiker, leaflet dan etc lah. Kedepan Divisi ini akan kami konsep menjadi sebuah penerbitan buku juga, tentunya tidak meninggalkan konsep entertainment kami.
5. Divisi I Picture
nah divisi ini muncul pada tahun 2007, bertugas mengawal jalannya Audio Visual, pembuatan Video Klip, Video Flash, profil perusahaan, dan Etece belete…hehehe
konsep dalam Organisasi ini adalah Keterbukaan, Kejujuran, dan Loyalitas. Ada juga konsep transfer ilmu, sehingga suatu saat band yang bergabung dengan kami, mampu membuat album musiknya sendiri.
Keterbukaan, artinya kami selalu melibatkan band tersebut, untuk mengenai proses pengerjaan album mereka, kami selalu menggelar meeting dimana band tersebut mengetahui, proses apa yang sedang berjalan dalam pembuatan album karya mereka.
Kejujuran, artinya kami selalu jujur dalam setiap tindakan dan kata kami, Tim FME akan dituntut untuk selalu mengutarakan keberhasilan dan kendala yang sedang di hadapi kepada Musisi.
Loyalitas, artinya Tim FME dituntut untuk terus selalu setia dan tekun dalam menjalankan konsep yang telah dibuat bersama – sama.
Yah itulah sekelumit ide – ide saya, inovasi – inovasi terus kami lakukan untuk terus menyegarkan dan membuat kemajuan dalam industri musik di Indonesia, agar Sehat kembali, dan tidak di rusak oleh oknum – oknum label recording yang jahat, mementingkan diri sendiri, dan suka merekayasa keadaaan.
Best Regards,
Ady Baskoro H. SE.




Salaaam Kenal..
salam kenal…