Sebagai pemimpin tidak ada salahnya jika kita melihat kembali kearifan lokal budaya leluhur agar didalam kerja kita lebih termotivasi.
Pertama, ” Dadi pemimpin mono kudu wani ndadani, wani nggetih lan wani mati.” Wani ndadani artinya berani menanggung beban tugas dan tanggung jawab serta konsekuensi logis dari jabatan yang diembannya. Wani nggetih artinya berani berkorban. Wani [...]
Arsip untuk ‘Falsafah Jawa’ Kategori
Pemimpin Mono
Diposkan dalam Falsafah Jawa pada 22 Mei 2008 | Leave a Comment »


